KOTA BOGOR – Jajaran Polsek Bogor Selatan Polresta Bogor Kota berhasil menggagalkan aksi tawuran yang diduga akan terjadi di wilayah hukum Bogor Selatan. Sebanyak delapan pemuda diamankan beserta barang bukti berupa dua bilah senjata tajam (sajam) yang diduga akan digunakan untuk aksi kekerasan tersebut.
Kapolsek Bogor Selatan menjelaskan bahwa pengamanan ini berawal dari laporan warga yang melihat sekelompok remaja berkumpul dengan gerak-gerik mencurigakan pada waktu dini hari. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim patroli Polsek Bogor Selatan langsung bergerak cepat menuju lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap sekelompok pemuda tersebut.
Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan dua buah senjata tajam berupa celurit yang disimpan oleh para pemuda tersebut. Temuan ini menguatkan dugaan bahwa kelompok tersebut hendak melakukan tawuran atau aksi kekerasan jalanan. Seluruh pemuda kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek Bogor Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Bogor Selatan menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan mentolerir segala bentuk aksi tawuran maupun tindakan yang mengancam keselamatan warga. “Kami akan terus meningkatkan patroli, terutama pada jam-jam rawan. Setiap potensi gangguan kamtibmas akan kami respons cepat demi menjaga keamanan masyarakat,” ujarnya.
Selain mengamankan para pelaku, Polsek Bogor Selatan juga melakukan pendataan, pemeriksaan barang bukti, dan pemanggilan orang tua para pemuda tersebut. Proses hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku apabila ditemukan unsur pidana terkait kepemilikan senjata tajam maupun rencana aksi kekerasan.
Polresta Bogor Kota mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat memberikan laporan ketika menemukan aktivitas mencurigakan. Kolaborasi antara warga dan kepolisian menjadi kunci dalam mencegah tawuran, kriminalitas, dan potensi gangguan kamtibmas lainnya.
Melalui langkah cepat ini, Polsek Bogor Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga situasi kondusif dan memastikan wilayah Kota Bogor tetap aman, terutama dari ancaman kenakalan remaja dan aksi premanisme. Upaya preventif dan penindakan akan terus diperkuat demi memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat.